Jumat, 18 Januari 2019

5 orang Tewas saat Mobil yang ditumpangi masuk sungai


Langkat.Online , Stabat -Kecelakaan terjadi di Sungai Wampu, Langkat, Sumut, Jumat (18/1). Satu unit mobil tenggelam setelah tergelincir dari getek atau rakit penyeberangan, mengakibatkan lima penumpang meninggal dunia dan dua lainnya hilang.
Berdasarkan informasi dihimpun, kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.15 WIB. Saat itu mobil Daihatsu Taft putih BK 1810 PC milik Suyadi K Kusmono naik ke atas getek dari Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Langkat. Kendaraan yang ditumpangi tujuh orang satu keluarga itu akan menyeberangi Sungai Wampu menuju Desa Selayang, Kecamatan Selesai, Langkat.
Setelah dinaikkan ke getek, mesin mobil
tidak dimatikan. Para penumpang tetap berada di dalam. "Mobil tiba-tiba jalan saat di atas getek," kata Wardi (45), warga sekitar.
Pengemudi getek, Ngatimin alias Jhon ABG (78) mencoba mengganjal ban belakang dengan kayu. Namun upayanya tidak berhasil. Kendaraan itu tak terkendali dan tergelincir hingga tercebur ke sungai.
Mobil itu kemudian tenggelam. Tujuh orang yang ada di dalamnya terperangkap.
Aparat setempat dan warga berupaya menolong. Namun mobil baru dapat ditarik dari dasar ke tepi sungai sekitar 15.00 WIB. Lima korban didapati sudah tidak bernyawa.
Korban tewas masing-masing Suyadi K Kusmono (68), Sarinem (78), Sujoko Arta Winata alias Tata (4), Riski (9), dan April (4).
Dua orang lainnya masih hilang, yakni pasangan suami istri Kliwon (50), dan Nurhayati (48) warga Dusun 7 Bukit Tengah. "Semua korban warga sini," kata Wardi.
Kepala Dusun setempat, Sunardi, membenarkan mobil itu membawa tujuh orang. Lima korban sudah ditemukan meninggal dunia. "Dua orang lainnya hanyut dibawa arus sungai, belum ditemukan," ungkapnya.
Para korban dikabarkan akan ke Mandailing Natal. "Saya dapat info mereka mau mengantarkan Kliwon yang pindah rumah," ungkap Sunardi.
Jasad korban sudah dibawa ke rumah duka di Desa Stungkit, Wampu, Langkat. Sementara dua lainnya masih dalam pencarian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar